Dinas Pertanian Kota Bima Dukung Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Hadiri Groundbreaking Program Nasional di NTB

Kepala Dinas Pertanian Kota Bima berkomitmen mendorong penguatan sektor peternakan dengan menghadiri acara Groundbreaking Program Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama Direktur Danantara yang digelar serentak di enam lokasi nasional. Kehadiran Dinas Pertanian Kota Bima menjadi wujud dukungan daerah terhadap kebijakan nasional yang strategis.

Untuk wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), kegiatan dipusatkan di Desa Moyo Hilir, Kecamatan Serading, Kabupaten Sumbawa. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur NTB, Direktur Hilirisasi Peternakan Kementerian Pertanian, perwakilan BUMN, jajaran OPD lingkup Provinsi NTB, serta sejumlah kepala daerah dan kepala OPD kabupaten/kota se-NTB.

Program hilirisasi ini dirancang untuk membangun industri ayam yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan bibit, pakan, budidaya, hingga pengolahan dan pemasaran. Dengan pendekatan ini, nilai tambah diharapkan tidak lagi berhenti di peternak, tetapi mengalir hingga industri pengolahan dan pasar, membuka lapangan kerja serta memperkuat ekonomi daerah.

Di NTB, potensi peternakan unggas dinilai besar, baik dari sisi sumber daya, pasar, maupun dukungan kebijakan. Program ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya ekosistem usaha yang sehat, yaitu: peternak naik kelas, UMKM pengolahan tumbuh, dan pasokan protein hewani masyarakat semakin terjamin.

Groundbreaking ini bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya langkah nyata menuju peternakan modern, berdaya saing, dan berkelanjutan. Sinergi antara pusat, daerah, hingga BUMN menjadi fondasi agar manfaat program dapat dirasakan luas hingga ke tingkat peternak.

Dinas Pertanian Kota Bima menegaskan kesiapan untuk menyelaraskan program daerah dengan arah kebijakan nasional, agar peluang hilirisasi dapat dimanfaatkan optimal di Kota Bima.