Dinas Pertanian Kota Bima Tertibkan Sanitasi dan Tata Niaga di Pasar Hewan

Kota Bima, 26 Januari 2026 — Dinas Pertanian Kota Bima melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan melaksanakan kegiatan pembinaan dan monitoring di pasar hewan dalam upaya meningkatkan kualitas layanan. Kegiatan ini menjadi bagian dari peran Pemerintah Daerah dalam mengatur, mengawasi, serta meningkatkan mutu layanan pasar hewan untuk masayarakat.

Pembinaan dilakukan dengan pendekatan persuasif dan edukatif kepada para pedagang, pengelola pasar, serta pelaku usaha ternak. Tujuannya sederhana namun berdampak besar dalam menciptakan pasar hewan yang sehat, bersih, aman, dan tertib, sehingga memberi rasa nyaman bagi semua pihak.

Salah satu fokus utama pembinaan adalah pengawasan kesehatan ternak. Petugas melakukan pemantauan terhadap ternak yang keluar dan masuk pasar guna mencegah penyebaran penyakit menular. Langkah ini penting untuk melindungi peternak, pedagang, dan masyarakat luas dari risiko wabah penyakit hewan.

Selain itu, pembinaan juga menekankan peningkatan higiene dan sanitasi. Pedagang dan pengelola pasar diberikan pemahaman mengenai praktik kebersihan yang baik agar produk hewan yang diperdagangkan memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Lingkungan pasar yang bersih tidak hanya menjaga kualitas ternak, tetapi juga meningkatkan kepercayaan pembeli.

Pembinaan pasar hewan juga menjadi bagian dari pengendalian zoonosis, yaitu upaya meminimalkan risiko penularan penyakit dari hewan ke manusia. Edukasi sederhana namun tepat sasaran diharapkan mampu meningkatkan kesadaran semua pihak akan pentingnya kesehatan hewan dan lingkungan.

Pasar hewan bukan hanya tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi ekonomi rakyat. Jika dikelola dengan baik, pasar hewan akan menjadi penggerak ekonomi sekaligus penjaga kesehatan masyarakat. Melalui kegiatan pembinaan dan monev ini, Dinas Pertanian Kota Bima berkomitmen untuk terus hadir mendampingi pelaku usaha ternak. Dengan pasar hewan yang tertib dan sehat, kesejahteraan peternak meningkat, kepercayaan masyarakat terjaga, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.