Survei Hortikultura Ungkap Potensi dan Tantangan Petani Sayur Kota Bima
Kota Bima, 22 Januari 2026 - Dinas Pertanian Kota Bima melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura melakukan survei lapangan terhadap pelaku usaha budidaya hortikultura, khususnya sayur-sayuran. Kegiatan ini bertujuan memotret kondisi riil usaha tani sekaligus merumuskan langkah pembinaan yang tepat sasaran.

Survei dilaksanakan di lima lokasi sentra hortikultura, meliputi Kelurahan Lewirato, Kelurahan Panggi, dan Kelurahan Dara. Petugas berdialog langsung dengan petani, meninjau lahan, serta mencatat praktik budidaya yang diterapkan di lapangan. Dari hasil survei, diketahui bahwa petani umumnya membudidayakan cabai, tomat, sawi, pakcoy, terong, pepaya, dan pisang. Namun demikian, penerapan teknologi budidaya modern masih terbatas. Sebagian besar petani masih mengandalkan cara konvensional, sementara hanya beberapa yang telah menggunakan sistem irigasi tetes dan sprinkler.
Tantangan lain yang kerap dihadapi adalah serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), terutama saat musim penghujan. Kondisi ini berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen. Meski begitu, semangat petani tetap tinggi. Hasil panen sayuran umumnya langsung dipasarkan ke pasar raya, bahkan tidak jarang pembeli datang langsung ke kebun untuk mendapatkan produk segar dengan harga yang bersaing.
Melalui kegiatan ini, Dinas Pertanian Kota Bima menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi petani. Data hasil survei akan menjadi dasar penyusunan program pembinaan, pelatihan, dan dukungan teknis agar hortikultura Kota Bima semakin maju dan berdaya saing.