Dinas Pertanian Kota Bima Gelar Rapat Koordinasi Penyusunan Proksimantap Tanaman Pangan Tahun 2027
Kota Bima - Dinas Pertanian Kota Bima melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura melaksanakan Rapat Koordinasi Penyusunan Proksimantap Tanaman Pangan Tahun 2027 dalam rangka mendukung percepatan swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan sektor pertanian daerah.
Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dalam upaya menyusun perencanaan kebutuhan pertanian tanaman pangan secara lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Penyusunan Proksimantap diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang tepat dalam mendukung peningkatan produksi tanaman pangan serta mewujudkan sasaran produksi pertanian Kota Bima pada tahun 2027. Penetapan dan validasi data terkait target tanam, panen, provitas, produksi, kebutuhan benih, serta pupuk tanaman pangan perlu direncanakan dengan sebaik-baiknya.
Data tersebut nantinya harus disesuaikan dengan kondisi sumber daya yang tersedia di wilayah Kota Bima. Dengan perencanaan berbasis data yang akurat dan kondisi lapangan, diharapkan sasaran produksi tanaman pangan tahun 2027 dapat ditetapkan secara realistis dan dapat dicapai melalui dukungan seluruh pemangku kepentingan pertanian.
Rapat koordinasi ini juga menjadi forum untuk melakukan sinkronisasi data antara jajaran Dinas Pertanian, penyuluh pertanian, serta pihak-pihak terkait yang memiliki peran langsung dalam pendataan dan pendampingan kegiatan produksi tanaman pangan di tingkat wilayah.
Sebanyak 50 orang peserta mengikuti kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala UPT BPPP di sejumlah kecamatan, Koordinator Penyuluh Pertanian atau PPL WKPP dari berbagai kelurahan, serta staf Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura.
Para penyuluh yang diundang berasal dari berbagai wilayah di Kota Bima, antara lain Kecamatan Asakota, Rasanae Timur, Raba, Mpunda dan Rasanae Barat. Keterlibatan para penyuluh ini dinilai penting karena mereka memiliki peran strategis dalam memberikan informasi mengenai kondisi pertanaman dan produksi di tingkat lapangan.
Melalui forum koordinasi tersebut, setiap wilayah diharapkan dapat memberikan data dan informasi yang akurat mengenai kondisi tanaman pangan, mulai dari luas dan target tanam, perkiraan luas panen, produktivitas, hingga proyeksi produksi. Selain itu, kebutuhan benih dan pupuk juga menjadi bagian penting yang perlu dihitung secara cermat agar dapat mendukung kelancaran kegiatan budidaya pada musim tanam mendatang.
Perencanaan kebutuhan sarana produksi yang tepat juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas pertanian. Ketersediaan benih dan pupuk yang sesuai kebutuhan akan membantu petani dalam melaksanakan kegiatan budidaya secara optimal serta mengurangi potensi kendala dalam proses produksi.
Dinas Pertanian Kota Bima terus mendorong penguatan sektor tanaman pangan melalui perencanaan yang berbasis data dan kondisi faktual di lapangan. Upaya tersebut sejalan dengan berbagai langkah yang dilakukan Dinas Pertanian dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung ketahanan pangan daerah. Sebelumnya, Dinas Pertanian Kota Bima juga melakukan pemantauan ketersediaan pupuk bersubsidi untuk memastikan kebutuhan petani dapat terpenuhi dengan baik.
Selain itu, penguatan sektor pertanian juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bima dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian daerah. Perencanaan yang matang, dukungan sarana produksi, pendampingan penyuluh, serta sinergi antar pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
Melalui Rapat Koordinasi Penyusunan Proksimantap Tanaman Pangan Tahun 2027, Dinas Pertanian Kota Bima diharapkan dapat menghasilkan data perencanaan yang lebih valid, terintegrasi, dan realistis. Hasil koordinasi tersebut selanjutnya dapat menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan dan strategi pembangunan tanaman pangan Kota Bima pada tahun 2027.
Dengan adanya sinergi antara jajaran Dinas Pertanian, UPT BPPP, dan para penyuluh pertanian di seluruh wilayah Kota Bima, diharapkan perencanaan target tanam, panen, produktivitas, produksi, serta kebutuhan benih dan pupuk dapat disusun secara lebih tepat sasaran.
Pada akhirnya, penyusunan perencanaan yang berbasis data dan kondisi nyata di lapangan diharapkan mampu memperkuat produktivitas sektor tanaman pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta berkontribusi terhadap terwujudnya swasembada pangan dan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kota Bima.