Lawan Wereng Jagung, Dinas Pertanian Kota Bima Perkuat Sinergi dan Aksi Lapangan

Dinas Pertanian Kota Bima melalui Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura menanggapi ancaman hama wereng pada tanaman jagung yang menjadi perhatian serius bagi petani. Menyikapi hal tersebut, Dinas Pertanian Kota Bima bergerak cepat melalui koordinasi, bantuan, hingga aksi langsung di lapangan.

Langkah awal dilakukan melalui koordinasi dengan BPTPH Provinsi NTB, guna memperkuat strategi penanganan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), khususnya wereng yang menyerang daun jagung dan tanaman padi, bahkan mulai masuk ke area permukiman warga.

Tak hanya berhenti pada koordinasi, bantuan nyata juga disalurkan kepada petani. Secara simbolis, Dinas Pertanian menyerahkan biopestisida kepada kelompok tani di Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur. Bantuan ini menjadi langkah preventif sekaligus kuratif untuk menekan serangan hama dengan cara yang lebih ramah lingkungan.

Aksi di lapangan pun langsung dilakukan melalui gerakan pengendalian (gerdal) OPT wereng bersama petugas lapangan dan kelompok tani. Kegiatan ini mencakup pemantauan kondisi tanaman, identifikasi serangan, hingga penerapan metode pengendalian yang tepat.

Sinergi antara pemerintah, petugas teknis, dan petani menjadi kunci dalam menghadapi serangan hama. Dengan langkah terpadu ini, diharapkan produksi jagung tetap terjaga dan petani tidak mengalami kerugian besar.

Dinas Pertanian Kota Bima menegaskan akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan secara intensif, agar setiap potensi serangan hama dapat ditangani sejak dini.