Kota Bima-Rabu, 20 Desember 2017. Kelompok Tani ‘LACICI’ Kelurahan Jatiwangi Kota Bima baru saja melakukan panen raya hasil demplot padi Varietas ‘INPARI-32″. Panen raya ini dihadiri langsung oleh Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin didampingi oleh pejabat-pejabat terkait lingkup Pemerintah Kota Bima antara lain Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bima Ir. Syamsudin, Camat Asakota, Lurah Jatiwangi. Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Balai Penelitian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi NTB Saleh Muhtar, Dandim 1608/Bima Letkol Yudil Hendro Babinsa dan Bhabikamtibmas.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Ir.. Hj. Rini Indriati dalam laporannya mengemukakan bahwa panen raya yang dilakukan ini adalah padi yang ditanam pada lahan Kelompok Tani ‘Lacici’ yang mengembangkan varietas padi Inpari-32 dengan hasil produksi mencapai 8,1 ton/ha gabah kering panen. Luas lahan pengembangan variertas padi inpari-32 yang dilakukan oleh kelompok tani Lacici seluas 45 ha.Kegiatan panen bersama ini merupakan wujud nyata bahwa stok pangan Kota Bima dalam kondisi aman bahkan surplus.

Pada kesempatan yang sama Wakil Walikota Bima H. Arahman H. Abidin menyambut antusias panen raya perdana ini serta menyampaikan rasa bangga dan ucapan selamat kepada Kelompok Tani Lacici yang telah berhasil mengembangkan varietas padi Inpari-32. Ucapan terima kasih dan bangga juga beliau sampaikan kepada Babinsa yang telah melakukan pendampingan.

Panen raya diharapkan memotivasi petani Kota Bima dalam meningkatkan produksi dan produktivitas padi secara maksimal. Dari waktu ke waktu, upaya mempertahankan produksi beras di Kota Bima terus menghadapi tantangan yang sangat berat. Terlebih lagi luas lahan pertanian yang ada di Kota Bima dari tahun ke tahun semakin menyusut akibat alih fungsi (konversi) lahan.

Langkah yang dilakukan Dinas Pertanian Kota Bima selaku leading sector diantaranya meningkatkan inovasi yang ada, meningkatkan kesadaran, dan minat kelompok tani. Terutama, untuk menggunakan varietas yang unggul baru. Selain itu, pemupukan yang berimbang, penggunaan unsur hara secara bijak dan sistem tanam jajar legowo.

Varietas inpari 32 digemari dan diterima baik petani karena provitas tinggi dan tahan hama penyakit. Total luas panen di bulan Desember ini di wilayah Kota Bima, seluas 502 ha yang menyebar di 4 Kecamatan (Kec. Asakota, Kec. Mpunda, Kec. Raba, dan Kec. Ra sanae Timur). Harga gabah di saat di Lapangan Rp.4.300 s.d 4.500 per kg GKP.