UPTD Puskeswan Rasanae Barat – Dinas Pertanian Kota Bima mengikuti kegiatan Ekspose Kualitas Pelayanan Publik UKPP berprestasi Bidang Pertanian tahun 2017 yang diadakan oleh Kementerian Pertanian RI mewakili Propinsi Nusa Tenggara Barat di Bogor (1-3/11/2017). UPTD Puskeswan Rasanae Barat menjadi satu-satunya Puskeswan di Nusa Tenggara Barat yang mengikuti kegiatan tersebut.

Acara yang dibuka Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian RI, Drs. Abdul Halim, M.Si. Pada kesempatan tersebut Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian Kementerian Pertanian RI mengemukakan bahwa Kualitas pelayanan publik Indonesia, issu faktor yang mempengaruhi tidak berjalannya pelayanan publik adalah adanya permasalahan penganggaran pelayanan publik, kualitas pelayanan publik dan faktor perilaku aparatur yang tidak mencerminkan perilaku melayani akan tetapi ingin dilayani. Issu masyarakat bahwa pelayanan publik mengalami kemunduran ditandai dengan sistem dan prosedur layanan yang berbelit-belit dan sumberdaya manusia yang lamban dalam memberikan pelayanan.

Ekspose Kualitas Pelayanan Publik Unit Kerja Pelayanan Publik Berprestasi Bidang Pertanian Tahun 2017 merupakan penilaian tahap III dari rangkaian penilaian Kualitas Pelayanan Publik Unit Kerja Pelayanan Publik Berprestasi Bidang Pertanian Tahun 2017. Penilaian Tahap III ini merupakan penilaian terhadap UKPP didasarkan pada hasil rata-rata perhitungan penilaian dari kuesioner penilaian. Perhitungan angka penilaian kuesioner tersebut dilakukan dengan cara:

  1. Membuat nilai rata-rata indikator pada setiap komponen yang dinilai;
  2. Mengalikan nilai rata-rata dimaksud dengan presentasi bobot penilaian masing-masing komponen.
  3. Menjumlahkan nilai setiap komponen untuk memperoleh penilaian keseluruhan untuk kuesioner penilaian.

Ekspose Kualitas Pelayanan Publik Unit Kerja Pelayanan Publik Berprestasi Bidang Pertanian ini diikuti oleh 38 UKPP berprestasi dari 13 Propinsi. Nusa Tenggara Barat diwakili oleh 3 UKPP yaitu: 1. UPT Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian, Dinas Pertanian dan Perkebunan, 2. UPTD Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan Kec. Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat, 3. UPT Puskeswan Rasanae Barat, Kota Bima.

Dalam kesempatan itu, Puskeswan Rasanae Barat, Kota Bima mempresentasikan: 1. Motto dan maklumat pelayanan, 2. Penerapan standar pelayanan, 3. Manfaat Puskeswan Rasanae Barat, Kota Bima bagi kepentingan stakeholder, dan 4. Inovasi pelayanan.

Presentasi Ekspose dari UPT Puskeswan Rasanae Barat, Kota Bima disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Kota Bima Ir. Hj. Rini Indriati selama lebih kurang 15 (lima belas) menit. Selanjutnya tim penilai yang berjumlah 9 orang mengajukan beberapa pertanyaan dalam sesi diskusi.

Semoga hasil ekspose yang telah disampaikan dihadapan tim penilai mampu memenuhi kriteria penilaian dan memenuhi semua objek penilaian serta substansi proposal selaras dengan kondisi lapangan, sehingga pada akhirnya Pemerintah Kota Bima dalam hal ini UPT  Pukseswan Rasanae Barat Dinas Pertanian Kota Bima diharapkan mampu meraih penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2017.