Pekan Nasional (PENAS) merupakan acara Pertemuan Kontak Tani Nelayan yang digagas oleh para Tokoh Tani Nelayan sejak tahun 1971. PENAS XV Petani Nelayan 2017 merupakan kelanjutan hasil keputusan Rembug Utama KTNA Nasional pada PENAS XIV Tahun 2014 di Malang, yang merupakan wahana bagi para petani nelayan seluruh Indonesia untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan.

Melalui PENAS XV Petani Nelayan 2017 ini, petani nelayan berkesempatan untuk saling mengisi dalam upaya memperkuat kepemimpinan agribinis di tingkat petani nelayan, sekaligus diharapkan mampu mengubah Petani Nelayan menjadi lebih bergairah terhadap pembangunan pertanian umumnya dan pengaruh usaha agribisnis petani nelayan khususnya.

Kehadiran tokoh-tokoh Petani Nelayan, Kontak Tani-Nelayan, dan Petani-Nelayan yang berhasil, merupakan kesempatan yang berharga untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya mereka diharapkan dapat memberi motivasi kepada petani-nelayan lainnya untuk saling berinteraksi dan bersinergis dalam memanfaatkan sumber daya alam pertanian yang tersedia di daerah masing-masing guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam rangka perbaikan mutu produksi pertanian dan peningkatan pendapatannya yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga tani-nelayan.

PENAS  Petani  Nelayan  merupakan  forum  pertemuan  petani  nelayan  dan petani hutan sebagai wadah kegiatan belajar mengajar, tukar menukar informasi, pengalaman serta pengembangan kemitraan dan jejaring kerjasama antara para petani nelayan dan petani hutan, peneliti, penyuluh, pihak swasta dan pemerintah sehingga dapat membangkitkan semangat, tanggungjawab serta kemandirian sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan.

PENAS XV Petani Nelayan Tahun 2017 seperti Penas-Penas sebelumnya, merupakan wahana bagi para petani nelayan dan petani hutan seluruh Indonesia untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan